Mengajarkan Anak Kecil Memang Susah Karena Harus Mengikuti Mood Mereka

Mengajarkan Anak Kecil Memang Susah Karena Harus Mengikuti Mood Mereka

Bagi para orang tua baru, pasti kalian akan mendapatkan beberapa tantangan dan rintangan dalam mengurus anak. Mulai dari cara memandikannya, memberikan makan, memberi asi, mengikuti setiap pertumbuhannya, mulai mengikuti apa maunya, apa kebutuhannya. Mulai melihat beberapa perubahan anak, dan di setiap usianya pasti ada-ada saja hal baru yang dipelajari, dan dia lakukan. Sehingga kalian sebagai orang tua akan semakin sigap mencari apa yang perlu dilakukan oleh orang tua, saat anaknya melakukan hal A, atau hal B. 

Mengajarkan Anak Kecil Memang Susah Karena Harus Mengikuti Mood Mereka

Dan ini juga akan dirasakan oleh semua ibu di dunia. Memang tidak mudah saat harus menjadi orang tua baru, dengan minim pengetahuan. Apalagi, kalian harus langsung mengurus anaknya sendiri tanpa ada bantuan orang tua atau mertua. Itu akan sangat susah, dan para ibu akan merasakan sangat kewalahan. Dan di fase-fase tertentu, anak-anak sudah bisa mulai diajarkan beberapa hal. Misalnya ada fase dimana kalian harus mengajarkan anak berjalan. Bagaimana berkata. Mengajarkannya makan pakai sendok. Sampai mereka sudah bisa lakukan banyak hal. Akan bertambah lagi pr kalian untuk mengajarkan anak. 

Akan naik lagi satu step. Dimana mulai mengajari mereka membaca, menghitung. Mengajarkan mengenal binatang-binatang. Mengajari mereka mengenal warna dan angka. Mulai memberikan mereka mainan-mainan yang mengedukasi. Dan yang paling penting untuk pada bunda ketahui, mengajar anak itu, jangan dipaksa. Karena di umur mereka yang masih kecil, itu adalah masa-masa mereka bermain. Masa mereka untuk mengenal apa saja yang ada disekitar mereka. Masa mereka mulai memahami apa yang ada disekitar mereka. 

Mengajari boleh, mengajar sambil bermain itu adalah salah satu cara yang bagus untuk dipraktekan. Tapi bunda juga harus melihat mood si anak ya. Karena anak-anak suka mood-mood an soal belajar. Ikut kalau dia lagi semangat, bisa diselingi untuk belajar. Tapi jangan paksakan saat anak sedang tidak ingin. Kalau dipaksakan, nanti anak malah menjadi merasa belajar itu beban dan hal yang tidak menyenangkan. Sehingga mereka bisa akan kehilangan minat dalam belajar.