Jepang Selalu Menjadi Destinasi Liburan yang Ngangenin

๐—š๐˜„ ๐˜๐—ฎ๐˜‚ ๐—ถ๐—ป๐—ถ ๐˜‚๐—ฑ๐—ฎ๐—ต ๐—ฑ๐—ถ๐˜‚๐—น๐—ฎ๐—ป๐—ด-๐˜‚๐—น๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—ฒ๐—ป๐˜๐—ฎ๐—ต ๐—ฏ๐—ฒ๐—ฟ๐—ฎ๐—ฝ๐—ฎ ๐—ธ๐—ฎ๐—น๐—ถ, ๐˜๐—ฎ๐—ฝ๐—ถ.. ๐—ธ๐—ฎ๐—ป๐—ด๐—ฒ๐—ป ๐—๐—ฒ๐—ฝ๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—ฏ๐—ฎ๐—ป๐—ด๐—ฒ๐˜ ๐—ด๐—ฎ ๐˜€๐—ถ๐—ต.. udah beberapa minggu ini, gw sama Ferry Rusli nyari-nyari makanan Jepang di Jakarta, buat ngobatin kangen, tapi ๐—บ๐—ฎ๐—น๐—ฎ๐—ต ๐—บ๐—ฎ๐—ธ๐—ถ๐—ป ๐—ธ๐—ฎ๐—ป๐—ด๐—ฒ๐—ป ๐—๐—ฒ๐—ฝ๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—ด๐—ถ๐—บ๐—ฎ๐—ป๐—ฎ ๐—ฑ๐—ผ๐—ป๐—ด.

Klo ditanya pengen balik ke Jepang di musim apa? gw pasti jawab pas ๐˜€๐—ฎ๐—ธ๐˜‚๐—ฟ๐—ฎ ๐˜€๐—ฒ๐—ฎ๐˜€๐—ผ๐—ป, ๐˜€๐—ฒ๐—น๐—ฎ๐—น๐˜‚ ๐˜๐—ฒ๐—ฟ๐—ฏ๐—ฎ๐—ถ๐—ธ ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป ๐—ต๐—ฎ๐—ฝ๐—ฝ๐˜† ๐—ฏ๐—ฎ๐—ป๐—ด๐—ฒ๐˜ ๐—บ๐—ฎ๐—ถ๐—ป-๐—บ๐—ฎ๐—ถ๐—ป ๐—ธ๐—ฒ ๐˜๐—ฎ๐—บ๐—ฎ๐—ป, ๐—ท๐—ฎ๐—น๐—ฎ๐—ป ๐—ธ๐—ฎ๐—ธ๐—ถ ๐—น๐—ถ๐—ฎ๐˜๐—ถ๐—ป ๐˜€๐—ฎ๐—ธ๐˜‚๐—ฟ๐—ฎ ๐—บ๐—ฒ๐—ธ๐—ฎ๐—ฟ ๐—ฑ๐—ถ ๐—บ๐—ฎ๐—ป๐—ฎ-๐—บ๐—ฎ๐—ป๐—ฎ, ๐—ป๐—ฎ๐—ถ๐—ธ ๐—ธ๐—ฎ๐—ฝ๐—ฎ๐—น ๐—ธ๐—ฎ๐˜†๐—ฎ ๐—ด๐—ถ๐—ป๐—ถ ๐˜€๐—ฎ๐—บ๐—ฏ๐—ถ๐—น ๐—ป๐—ถ๐—ธ๐—บ๐—ฎ๐˜๐—ถ๐—ป ๐˜€๐—ฎ๐—ธ๐˜‚๐—ฟ๐—ฎ, ๐—ฏ๐—ฒ๐—ป๐—ฒ๐—ฟ-๐—ฏ๐—ฒ๐—ป๐—ฒ๐—ฟ ๐—ธ๐—ฒ ๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ๐—ต ๐—บ๐—ฎ๐—ป๐—ฎ๐—ฝ๐˜‚๐—ป ๐—ฏ๐—ฎ๐—ด๐˜‚๐˜€๐˜€!

Selain view cakep, tiap ke Jepang juga pasti ngincer makananannya, ๐˜€๐—ฒ๐—น๐—ฎ๐—น๐˜‚ ๐—ฐ๐—ผ๐—ฐ๐—ผ๐—ธ ๐—ฏ๐—ฎ๐—ป๐—ด๐—ฒ๐˜ ๐˜€๐—ฎ๐—บ๐—ฎ ๐—บ๐—ฎ๐—ธ๐—ฎ๐—ป๐—ฎ๐—ป ๐—๐—ฒ๐—ฝ๐—ฎ๐—ป๐—ด karena di manapun enak, bahkan makanan di convenience store aja enak, yakan heheโ€ฆ ๐—ž๐—น๐—ผ ๐—ฐ๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ-๐—ฐ๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ ๐—ถ๐—ป๐—ณ๐—ผ ๐˜€๐—ฝ๐—ผ๐˜ ๐—ฏ๐—ฎ๐—ฟ๐˜‚, ๐˜€๐—ฝ๐—ผ๐˜ ๐—บ๐—ฎ๐—ธ๐—ฎ๐—ป๐—ฎ๐—ป ๐˜†๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐˜€๐—ฒ๐—ฟ๐˜‚ ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป ๐—ฒ๐—ป๐—ฎ๐—ธ, ๐˜‚๐—ฑ๐—ฎ๐—ต ๐—ฝ๐—ฎ๐—น๐—ถ๐—ป๐—ด ๐—ฒ๐—ป๐—ฎ๐—ธ ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป ๐—น๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ธ๐—ฎ๐—ฝ ๐—ถ๐˜๐˜‚ ๐—ฝ๐—ฎ๐—ป๐˜๐—ฎ๐˜‚ ๐—œ๐—š ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป ๐˜„๐—ฒ๐—ฏ๐˜€๐—ถ๐˜๐—ฒ๐—ป๐˜†๐—ฎ ๐—๐—ก๐—ง๐—ข ,ga cuma makanan dan spot, enaknya info festival dan musim juga lengkap, misalnya jadwal perkiraan sakura blooming di area mana, kan penting banget buat plan trip supaya maksimal. ๐—•๐˜‚๐—ฎ๐˜ ๐˜๐—ฒ๐—บ๐—ฒ๐—ป- ๐˜๐—ฒ๐—บ๐—ฒ๐—ป ๐˜†๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—ฐ๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ ๐—ถ๐—ป๐—ณ๐—ผ ๐—ฎ๐—ฟ๐—ฒ๐—ฎ ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป ๐—บ๐—ฎ๐—ธ๐—ฎ๐—ป๐—ฎ๐—ป ๐˜†๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—บ๐˜‚๐˜€๐—น๐—ถ๐—บ ๐—ณ๐—ฟ๐—ถ๐—ฒ๐—ป๐—ฑ๐—น๐˜† ๐—ท๐˜‚๐—ด๐—ฎ ๐—ฏ๐—ถ๐˜€๐—ฎ ๐—ฐ๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป ๐˜๐—ฎ๐—ป๐˜†๐—ฎ-๐˜๐—ฎ๐—ป๐˜†๐—ฎ ๐—น๐—ฎ๐—ป๐—ด๐˜€๐˜‚๐—ป๐—ด ๐—ธ๐—ฒ Jntoid.

Ngomongin soal makanan Jepang, lagi pada kangen apa kah? Gw minggu kemarin makan yakitori terus malah jadi kangen yakitori di Jepang karena suasana dan rasanya ga ada yang ngalahin sih.. ๐—”๐—ฑ๐—ฎ ๐—ถ๐—ฑ๐—ฒ ๐—ป๐—ด๐—ถ๐—ป๐—ฐ๐—ฒ๐—ฟ ๐—ธ๐˜‚๐—น๐—ถ๐—ป๐—ฒ๐—ฟ ๐—ฎ๐—ฝ๐—ฎ ๐—ธ๐—น๐—ผ ๐—ฑ๐—ฎ๐—ต ๐—ฏ๐—ถ๐˜€๐—ฎ ๐—ธ๐—ฒ ๐—๐—ฒ๐—ฝ๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—น๐—ฎ๐—ด๐—ถ?

๐—ฌ๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐˜‚๐—ฑ๐—ฎ๐—ต ๐—ฟ๐—ถ๐—ป๐—ฑ๐˜‚๐˜‚๐˜‚ ๐—ฏ๐—ฎ๐—ป๐—ด๐—ฒ๐˜ ๐˜€๐—ฎ๐—บ๐—ฎ ๐—๐—ฒ๐—ฝ๐—ฎ๐—ป๐—ด, ๐—บ๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ ๐—บ๐—ฒ๐—ฟ๐—ฎ๐—ฝ๐—ฎ๐˜! Tiap ketemu temen yang udah ke Jepang, salah satu destinasi yang paling dikangenin itu ya Jepang. ๐—ฆ๐—ฒ๐—ฏ๐—ฒ๐—น๐˜‚๐—บ ๐—บ๐˜‚๐—น๐—ฎ๐—ถ ๐—ฝ๐—ฎ๐—ป๐—ฑ๐—ฒ๐—บ๐—ถ, ๐˜€๐—ฒ๐—บ๐—ฝ๐—ฒ๐˜ ๐—ธ๐—ฒ ๐—–๐—ต๐˜‚๐—ฏ๐˜‚ ๐—บ๐˜‚๐˜๐—ฒ๐—ฟ-๐—บ๐˜‚๐˜๐—ฒ๐—ฟ ๐—ป๐—ถ๐—ธ๐—บ๐—ฎ๐˜๐—ถ๐—ป ๐—š๐—ถ๐—ณ๐˜‚, ๐—œ๐˜€๐—ต๐—ถ๐—ธ๐—ฎ๐˜„๐—ฎ, ๐—™๐˜‚๐—ธ๐˜‚๐—ถ ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป ๐—ฏ๐—ฎ๐—ป๐˜†๐—ฎ๐—ธ ๐˜€๐—ฝ๐—ผ๐˜ ๐—บ๐—ฒ๐—ป๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ๐—ธ ๐—ฑ๐—ถ ๐—–๐—ต๐˜‚๐—ฏ๐˜‚. Biasanya juga tiap taun ini ada Travel Fair, saat berburu tiket promo buat ke Jepang, atau ngincer destinasi unik yang belum pernah didatengin.

Nah, di ๐—ฏ๐˜‚๐—น๐—ฎ๐—ป ๐— ๐—ฎ๐—ฟ๐—ฒ๐˜ ๐—ถ๐—ป๐—ถ ๐—ธ๐—ถ๐˜๐—ฎ ๐—ฏ๐—ถ๐˜€๐—ฎ ๐—ถ๐—ธ๐˜‚๐˜๐—ฎ๐—ป ๐—–๐—ฒ๐—ป๐˜๐—ฟ๐—ฎ๐—น ๐—๐—ฎ๐—ฝ๐—ฎ๐—ป ๐—ง๐—ฟ๐—ฎ๐˜ƒ๐—ฒ๐—น ๐—™๐—ฎ๐—ถ๐—ฟ, ๐˜๐—ฎ๐—ฝ๐—ถ ๐˜€๐—ฒ๐—ฐ๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ ๐˜ƒ๐—ถ๐—ฟ๐˜๐˜‚๐—ฎ๐—น ๐—ฑ๐˜‚๐—น๐˜‚ ๐˜†๐—ฎโ€ฆ liat-liat destinasi secara virtual, cari lokasi incaran, siapa tau nanti klo border udah buka kan kita udah tau mau ke mana pas jalan ke Chubu. Kita bisa dapet info juga klo mau trip di musim panas, atau musim dingin (mudah2an winter taun depan bisa ke Chubu ya), ada informasi tiket harga khusus, bisa nontonin video juga, ๐—ฎ๐—ป๐—ด๐—ด๐—ฎ๐—ฝ ๐—ฎ๐—ท๐—ฎ ๐—ท๐—ฎ๐—น๐—ฎ๐—ป-๐—ท๐—ฎ๐—น๐—ฎ๐—ป ๐˜ƒ๐—ถ๐—ฟ๐˜๐˜‚๐—ฎ๐—น ๐˜€๐—ฒ๐—บ๐—ฒ๐—ป๐˜๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ ๐˜†๐—ฎ ๐—ต๐—ฒ๐—ต๐—ฒ.

๐—Ÿ๐—ฎ๐—ป๐—ด๐˜€๐˜‚๐—ป๐—ด ๐—ฎ๐—ท๐—ฎ ๐—ฐ๐—ฒ๐—ธ ๐—ฑ๐—ถ ๐œ๐ฃ๐ญ๐Ÿ.๐ง๐ž๐ญ ,or click the link on my bio buat liat klo ๐—ฑ๐—ฒ๐˜€๐˜๐—ถ๐—ป๐—ฎ๐˜€๐—ถ ๐˜€๐—ฒ๐—ฟ๐˜‚ ๐—ฑ๐—ถ ๐—–๐—ฒ๐—ป๐˜๐—ฟ๐—ฎ๐—น ๐—๐—ฎ๐—ฝ๐—ฎ๐—ป ๐—ถ๐˜๐˜‚ ๐—•๐—จ๐—”๐—ก๐—ฌ๐—”๐—ž ๐—•๐—”๐—ก๐—š๐—˜๐—ง dan bikin ga sabar buat bisa ke sana lagi tentunya!

Puncak Tertinggi Gunung Arjuno dan Welirang

Berbagi cerita tentang hari itu, tanggal 27 Mei 2021 ketika kami berusaha menggapai puncak tertinggi Gunung Arjuno dan Welirang. Kami camp di Lembah Kidang. Alarm kami stel jam 2 pagi. Bangun sebenarnya, namun naas, bangun hanya untuk mematikan alarm.

Sepertinya ini adalah salah satu sifat alami manusia, mengusir segala hal yang mengganggu kenikmatan tidur. Jadilah aku yang mem-bangun-kan pertama, jam 03.30. Dengan persiapan, sarapan dan tetek bengek, akhirnya kami keluar tenda jam 05.30! Wow sekali!

Di luar tenda sudah terang, warna keemasan di ufuk timur pun sudah kelihatan. Kami kesiangan. Tujuan kami adalah puncak Arjuno, Kembar 1, Kembar 2 dan Welirang. Begitulah plan awalnya. Singkat cerita, dengan daya dan upaya yang sedikit dipaksa, akhirnya kami sampai puncak Arjuno jam 11 siang. Jalan menanjak yang tiada henti, ditambah istirahat kami yang banyak sekali, sampai kurang lebih 116 kali.

Puas melakukan selebrasi di Puncak Ogal Agil, kami turun jam 13.00 (sebenarnya kelamaan di puncak, tapi gimana lagi, mumpung). Jam 14.00 kami sampai di pertigaan. Ada salah satu teman kami yang harus pulang karena pekerjaan, dan ada yang tidak bisa melanjutkan perjalanan karena sakit.

Akhirnya team terpisah, dan kami melanjutkan ke Welirang jam 15.00.
Karena hari sudah terlampau sore, Kembar 2 kami skip, tidak memungkinkan. Sampailah kami di Lembah Lengkehan jam 4 sore, dan lanjut ke Kembar 1.

Disana kami menemui lukisan alam yang sangaattttt indah, permadani awan dan baskara yang mulai kekuningan tersaji di depan mata kami. Segala lelah dan jerih payah rasanya terbayar lunas dengan apa yang kami nikmati saat itu. Belum puas dengan keindahan langit sore itu, kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke Welirang. Waktu sudah menunjukan pkl 17.00.

Berharap kami masih bisa diberi waktu untuk menikmati sunset di Puncak Welirang. Karena rasa lelah yang teramat sangat, angin kencang, masuk angin, tenaga yang tinggal sisa, kami sampai di Puncak Welirang dengan terseok-seok tepat saat adzan maghrib berkumandang.

Dan kalian tau kapan kami sampai di Lembah Kidang tempat camp kami? Jam 10 malam! Summit attack terlama sepanjang sejarah. 17jam!

Penginapan Hemat Budget di Bali ini Wajib Dicoba

Menginap 2 malam di Six Senses benar benar melepas penat. Hospitalitynya, fasilitas, juga spa-nya benar benar memanjakan fisik. Kalau sunset, selama 2 hari berturut-turut selalu nongkrong santai sembari menunggu dinner di Rocka Restaurant & Cliff Bar, punya dua view sunset berbeda yg sangat memukau.

Saya tidak pernah menyangka Bali Timur memiliki begitu banyak pemandangan indah yang ditawarkan. Ini terletak di daerah terpencil di Bali Timur, satu jam perjalanan dari Denpasar. Ada banyak tempat tersembunyi di Bali Timur untuk dijelajahi! Ini adalah salah satu daerah favorit saya di Bali karena Anda benar-benar dapat menemukan berbagai pemandangan di Karangasem (nama daerahnya).

Pemandangan di sepanjang jalan di sini sangat mengagumkan โ€” rimbunnya tanaman hijau. Penduduk setempat membantu kami menemukan lokasi dan sangat rendah hati. Setiap kali saya bepergian ke desa terpencil di Bali, saya selalu merasa aman.

Setiap foto bagus yang terlihat, tentu saja ada perjuangan dan perspektif sendiri dalam mengambil foto tersebut. Saya sendiri telah menyelami dunia fotografi sejak lama dan masih banyak hal โ€“ hal yang harus saya pelajari dan kembangkan dalam diri saya.

Gak terasa, penghujung tahun 2020 tinggal 90 harian lagi โ€” yg artinya karirku di dunia fotografi yg sudah berumur 10 tahun. Cepatnya waktu berlalu membuat saya tercengang beberapa saat mengingat sudah mendalami hobi ini sejak satu dekade lalu.

Akhir 2010 ketika kelas 1 SMA, aku mengeksplor fotografi yg awalnya cuma sebatas hobi, skrg berkembang menjadi profesional. Semuanya jg berawal dari teknologi bernama smartphone. Sebelum punya kamera dslr, aku coba coba dgn hp dulu. Sampai sekarang pun, aku masih suka foto pakai hp karna memang lebih mudah.

Menurutku smartphone bukan sekedar โ€˜gadgetโ€™ tapi lebih dari itu, smartphone punya nilai plus dari segi efisiensi penggunaan yg simple, mudah dibawa ke mana mana dan hasilnya jg gak kalah dari kamera profesional.

Untuk teman teman yg hobi foto dgn smartphone, aku akan sharing experience โ€˜How to Optimize Smartphone Photography for Travel Contentโ€™ bersama huntingpasarid x erafonestores.

Jelajah Pelosok Samarinda yang Memiliki Keindahan Surga

Pulau Manimbora, Surga Tersembunyi di Kalimantan Timur. Manimbora dikenal sebagai Pulau Spongbob, karena jika dilihat dari atas bentuknya mirip bagian pembuka film kartun spongebob.

Pulau Manimbora terletak di Ampen Medang, Batu Putih, Kabupaten Berau, termasuk pulau kecil di Kepulauan Derawan. Daya tarik pulau ini ialah pantai yang luas, hamparan pasir putih bersih, dan deretan pohon-pohon tinggi menjulang.

Saya dan kawan-kawan serasa ada di pulau milik pribadi, kami sejenak bersantai dan menikmati pemandangan hamparan pasir putih dari tenda kecil yang kami bawa. Perjalanan yang sangat panjang dan memakan waktu berbelas-belas jam untuk sampai ke Surga Tersembunyi di Kalimantan timur ini.

Saya pesan tiket pesawat citilink dengan penerbangan langsung ke Samrinda di BetterFly App. Kemarin sedang ada Promo FREE PCR & Antigen mulai dari 500 ribuan untuk Periode Pembelian tiket 1-30 September & Periode terbang 1 September โ€“ 31 Oktober 2021. Selengkapnya bisa di cek di BetterFly App atau Website citilink ya.

Lanjut perjalanan darat dari Samarinda โ€“ Dermaga Batu Putih, kurang lebih jarak tempuhnya memakan 18 jam melewat jalanan aspal, krikil hingga membelah jalanan tanah hutan sawit. Sungguh ini perjalanan yang sangat mengesankan, lanskap Pulau Manimbora mengobati lelah perjalanan kami.

Belum afdol rasanya pergi ke Samarinda apabila belum mengunjungi danau yang paling hits, terkenal dan menjadi impian seluruh wisatawan yaitu Danau Labuan Cermin. Danau ini lokasinya ada di desa Labuan Kelambu, yang bisa ditempuh dengan perjalanan darat dan membutuhkan waktu 18 jam dari Kota Samarinda! Pokoknya danau cermin ini wajib dikunjungi deh apabila kalian sedang berada di Samarinda.

Ada yang sudah rindu dengan Samarinda? Nah, kota Samarinda ini salah salu kawasan wisata yang terdampak covid-19. Yuk, ambil peran untuk bantu Samarinda Bangkit agar nantinya bisa kembali berwisata dengan aman dan nyaman, cara sederhana dengan selalu taat Protokol Kesehatan mulai dari cuci tangan rutin sehabis berkegiatan, disiplin menggunakan masker dan selalu jaga jarak dengan orang disekitar kita. Oh ya dan jangan lupa untuk serta dalam program Vaksinasisai untuk membantu menjaga imun tubuh kita.

Bijak dalam Berkelana Sangat Penting Diperhatikan

Dirgahayu Negeri tercintaku Indonesia yang ke 71. Semoga negeri ini semakin jaya, semakin sejahtera dan Sang Garuda terbang semakin tinggi di kancah dunia. Dan juga semoga negeri ini makin dicintai oleh rakyatnya. Banyak hal yang dapat kita lakukan untuk menambah rasa cinta kita terhadap Tanah Air ini, melihat keindahan alam di berbagai sudut negeri ini adalah salah satunya.

Kekayaan alam yang tersebar dari dasar lautan sampai puncak gunung tertinggi yang ada di negeri ini adalah hal yang membuat saya bangga terlahir di negeri yang elok ini. Untuk itu berjalan mengelilingi negeri ini adalah salah satu cara yang saya pilih untuk menambah rasa cinta saya terhadap Nusantara. Banyak pelajaran yang saya dapatkan ketika mengeliling nusantara.

Menemukan budaya baru, berinteraksi dengan orang dari beragam suku bangsa dan hal-hal lainnya. Dan dalam perjalanan itu sendiri kadang dibutuhkan kesadaran bagi seorang pejalan untuk melakukan perjalanan yang lebih bijak. Untuk itu penting dibutuhkannya ada edukasi mengenai bijak berkelana.

Bagi saya sendiri yang terpenting adalah melakukan persiapan yang matang sebelum melakukan perjalanan terutama perjalanan ke alam, mulai dari mempersiapkan peralatan hingga mengumpulkan informasi tentang destinasi yang akan didatangi.

Dan yang terpenting ketika melakukan perjalanan adalah jangan melupakan kearifan lokal dari destinasi yang kita datangi. Membaurlah dan hargai masyarakat setempat. Yuk share mengenai informasi bijak berkelana versi kalian, agar yang lain lebih memahami pentingnya tentang bijak berkelana.

Perasaan pagi hari yang sangat menyenangkan adalah harus melanjutkan perjalanan trekking. Kebayang kan rasa males bangun pas subuh-subuh trus harus dipaksa summit attack, dan pas udah nyampe puncak semua rasanya gak bisa digambarin lagi gimana senengnya, apalagi kalau dapet sunrise dan cuaca yang bagus, makin ciamik. Mungkin ini salah satu alasan kenapa naik gunung itu menyenangkan dibanding perjalanan-perjalanan lainnya.

Bijak berkelana dapat dilakukan pada saat naik gunung, traveling kemana saja, dan ketika kita dapat menghargai perbedaan dari budaya di suatu tempat tertentu. Selamat bijak dalam berkelana!