TOTTENHAM IMBANG INTER MILAN DENGAN HASIL 1-1

Tottenham mengakhiri kampanye musim mereka dengan kekalahan adu penalti dari Inter Milan setelah bermain imbang 1-1 di waktu yang normal.

Sisi Mauricio Pochettino kembalikan kerumah setelah 2 kemenangan Piala Champions Internasional atas Bayern Munich dan Real Madrid, dan juga memulai dengan cerah dengan Lucas Moura menembakkan mereka ke depan pada menit ke 3.

Namun, Inter Milan dari Antonio Conte selalu membawa ancaman dan Stefano Sensi di menit ke 36 menyamakan kedudukan setelah gerakan listrik menembus jantung pertahanan Tottenham.

Rakit yang biasa dari pergantian babak kedua musim menghancurkan aliran saat permainan mereda untuk adu penalti di mana Oliver Skipp dan Christian Eriksen keduanya melewatkan tendangan penalti yang menentukan.

Tanguy Ndombele bermain 80 menit di depan para penggemar barunya dalam siap untuk pertandingan melawannya Aston Villa dari Tottenham pada hari Sabtu depan, meskipunnya Dele Alli juga tidak ada karena cereda hamstring dan diragukan untuk pembuka musim.

Erik Lamela memicu Spurs menjadi awal yang cepat dengan dribble yang berkelas dan diteruskan ke Moura, yang mengambil sentuhan sebelum menembak ke gawang.

Inter tampaknya tidak akan membawa banyak ancaman sampai Marcelo Brozovic memukul upaya spekulatif yang kembali dari dalam pos sebelum bergulir ke tempat yang aman.

Itu memberi para pengunjung pijakan dan Sebastiano Esposito mengirim Sensi melalui 1 lawan 1 melawan Lloris dan dia tidak menyia-nyiakan kesempatannya.

Christian Eriksen dan Toby Alderweireld yang masa depannya masih naik memasuki babak pertama tetapi Spurs jarang menemukan ritme terbaik mereka di lini tengah.

Heung-Min Son juga pemain pengganti di babak kedua memaksa Samir Handanovic melakukan penyelamatan yang cerdas, sehingga diperlukan penalti.

Eriksen gagal mengeksekusi penalti keduanya dalam sepekan dengan usaha yang malas seperti halnya Skipp dan mantan pemain West Ham, Joao Mario mencetak tendangan terakhir yang menentukan.

Pochettino telah mengungkapkan bahwa ketua Tottenham Daniel Levy berada di Miami sehingga belum memiliki kesempatan untuk membahas situasi transfer di klub saat kami mendekati Batas Waktu.

“Tidak, dia di Miami dan aku tidak punya kesempatan untuk berbicara dengannya,” katanya.

Aubameyang Membantu Arsenal Mengalahkan Tottenham

Aubameyang Membantu Arsenal Mengalahkan Tottenham

Aubameyang Membantu Arsenal Mengalahkan Tottenham. Pierre-Emerick Aubameyang berkontribusi dalam mencetak dua angka untuk membuat timnya menang di Emirates Stadium 4-2 Minggu 2 Desember 2018.

Kemenangan yang didapatkan oleh Arsenal ini membuat rekornya kemenangannya berturutnya menjadi 19 pertandingan. Terakhir kali kalah ketika dikalahkan oleh Chelsea pada pekan kedua mulainya musim liga inggris Agustus lalu. Hasil asuhan dari Unai Emery menjadi ke peringkat keempat untuk klasemen inggris saat ini. Dengan mendapatjab 30 poin dalam 14 pertanddingan . Mereka berhasil menjatuhkan peringkat Tottenham yang mempunyai angka yang sama. Karena Arsenal lebih unggul dari jumlah golnya

The Gunnersikut mempertahankan rekor pada pertandingan kandang derby London Utara. Mereka sekarang tidak pernah dikalahkan oleh tottenham di stadium Emirates mulai dari November tahun 2010

Duel di Stadium Emirates. Aubameyang memberikan skor unggul dengan melakukan penalti pada menit ke10. Wasit mike dean memberikan pellangaran karena Jan Vertonghen tanpa sengaja menyentuh bola dengan menggunakan tangan di area yang terlarang

Sayangnya Spurs berhasil membalikkan kedudukan dengan Eric Dier di menit ke 30 dan melalui penalti Harry Kane di menit 34. Dalam kedudukan yang kalah, Emery memakai Alexandre Lacazette dan Aaron Ramsey. Berkat mereka berhasil mencetak tiga gol secara berturut-turut dari Aubameyang menit ke 56, Lacazette menit ke 75 dan Lucas Torreira di menit 77. Dan sialnya Tottenham Vertonghen mendapatkan kartu kuning kedua dan membuatnya keluar dari pertandingan

Aubameyang Membantu Arsenal Mengalahkan Tottenham