Sudut Pandang : Proses Menjadi Kaya

Sudut Pandang : Proses Menjadi Kaya

“PROSES⁣” Semua orang ingin menjadi kaya, namun tidak semua orang mau menjalani prosesnya⁣. Seringkali saya mendengar orang2 yang ‘mendewakan’ kekayaan, dari mulutnya terdengar ada rasa iri dan sirik⁣

Namun terus membicarakan tentang orang2 kaya. Lalu akhirnya menjadi tidak bersyukur⁣. Semua itu hanya sebatas di mulut, tidak pernah dipikirkan, apalagi diupayakan cara untuk menjadi kaya⁣.

Sibuk selalu menjadi komentator hidup orang lain (terutama orang2 yang kaya). Well, banyak juga CARA INSTAN MENJADI KAYA, misalnya menikah dengan anak orang kaya atau menunggu warisan⁣.



Bahkan banyak juga yang mencari kekayaan dengan cara yang tidak halal⁣. Itu another story ya, disini saya mau bahas tentang PROSES MENJADI KAYA⁣. Kenapa gak keponya untuk hal yang baik, dengan COBA MEMPELAJARI bagaimana orang kaya berpikir, berbicara, bersikap, berteman, berbisnis, buku apa yang mereka baca, dsbnya⁣.

Banyak orang kaya itu BERANI BAYAR HARGA dengan bekerja lebih keras, menghargai waktu dan menunda kenikmatan⁣. Dan itu semua adalah proses yang tidak mudah karena mereka mengambil LANGKAH YANG BERBEDA dari orang kebanyakan⁣.

Proses yang tidak disukai oleh orang pada umumnya yaitu KELUAR DARI ZONA NYAMAN, namun itulah yang menjadikan mereka itu kaya⁣. Mereka MEMAKSAKAN DIRI mereka, untuk selalu selangkah di depan orang lain⁣.

Jadi kekayaan itu sebenarnya adalah bonus. Namun yang menjadikan mereka kaya adalah PROSES⁣. Dimulai dengan memiliki MINDSET YANG SELALU MAU BELAJAR dan BERTUMBUH untuk menjadi pribadi yang lebih baik, dari hari ke hari⁣.

⁣Jadi judul konten ini saya lengkapi menjadi…⁣
⁣PROSES (yang) MENJADI (kan seseorang itu) KAYA

Dapat disimpulkan bahwa kaya bukan sekedar dari harta saja namun harus dari nilai yang kita jaga dalam diri sendiri. Kutipan kali ini dilansir dari instagram bapak Jose dengan username @joseberbagicerita.

Semoga dengan adanya sudut pandang ini membuat kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi dalam menjalankan kehidupan sehari – hari. Sedikit banyaknya yang membaca mungkin bisa mendapatkan sudut pandang baru untuk mengembangkan diri masing – masing.